ppm

Laporan PPM 1

I.Latar Belakang
Dalam wacana mimbar akademik, perguruan tinggi memegang amanah untuk berkiprah secara langsung di tengah-tengah masyarakat luas. Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari Pendidikan/Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.
Perguruan Tinggi diharapkan menjadi agen pengubah (agent of change) sehingga menjadi semakin relevan di tengah-tengah tuntutan masyarakat yang semakin dinamis dan semakin cerdas serta kompleks.
Paradigma Pengabdian pada Masyarakat (PPM) Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi Tasikmalaya adalah misi kegiatan yang dikonsentrasikan kepada masyarakat produktif di luar kampus dan masyarakat perguruan tinggi itu sendiri. Insan kampus tidak datang kepada masyarat dengan tujuan mengajarkan masyarakat, melainkan melakukan pendampingan untuk bersama-sama menemukan persoalan budaya dan solusinya, mengembangkan budaya lokal, dan sekaligus belajar dari masyarakat untuk kepentingan pembelajaran. Selanjutnya dapat melaksanakan fungsi pengembangan ilmu pengetahuan yaitu kegiatan pengembangan penelitian yang hasil-hasilnya ditindaklanjuti dengan penyebarluasan dan penerapannya bagi kepentingan masyarakat.
Penyebarluasan dan penerapan hasil-hasil kegiatan kepada masyarakat dilakukan melalui serangkaian program/kegiatan beserta evaluasinya dengan maksud untuk mendukung pelaksanaan pembangunan agar bermanfaat bagi peningkatan kemandirian, keterampilan, dan kesejahteraan masyarakat.
Koordinasi penyelenggaraannya dilakukan secara melembaga dengan mengembangkan program/kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang produktif dan memanfaatkan secara optimal sumber daya yang ada secara terpadu dan berkesinambungan, termasuk menciptakan dan mengembangkan kerjasama dengan lembaga, dinas, dan instansi terkait.
II. Bentuk Kegiatan :
• Pengabdian Pada Masyarakat (PPM), berupa kegiatan-kegiatan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan berbagai aspek kehidupan masyarakat.

III. Tujuan :
• Memiliki pengetahuan tentang budaya lokal untuk membangun kesadaran pada masyarakat terhadap arti penting budaya lokal.
• Memiliki kepedulian terhadap persoalan budaya pada masyarakat di lokasi kegiatan dan melakukan pendampingan.

IV. Pelaksanaan Kegiatan :
1. Materi Penyuluhan : Perkoperasian
Koordinator : Nanang Rusliana, SE.,M.Si.

Audience dengan Pengurus Koperasi : Koperasi Pariwisata Cipanas Galunggung (Koparga) dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 15 Juni 2007 di Saung Koperasi di Obyek Wisata Air Panas Galunggung, yang dihadiri oleh peserta dari Koparga sebanyak 14 orang.

Sejarah singkat Koparga
Koparga berdiri tahun 2000, dengan Legalitas Hukum koperasi : Keputusan Menteri Negara Koperasi & Pengusaha Kecil Menengah RI No. 56 / BH / KDK.10.15/VIII/2000

Pengurus Koparga :
Ketua : Totoy
Wakil : Akmal
Sekretaris : Juandana
Bendahara : Aceng Solihat

Bidang Usaha :
1. Kredit : Ajengan Afid
2. Kelompok Mitra Usaha :
– Parkir : Rahmat , Edih
– MCK Kawah : Amlan
– MCK 2 : Warsidi
– Kolam Renang : Agus
: Uud
– Bak Rendam : Ibu Sarah
– Ojeg : Jajang + 40 anggota

Permasalahan Pertama :
Permasalahan Koperasi (mandeg dimulai tahun 2001 saat ada longsor di Pacet Jawa Timur) penutupan perhutani, sehingga mengakibatkan :
– Macet sekitar Rp. 1 juta ke Perhutani
– Sewa tempat untuk camping (belum saatnya), tiket 4000, sewa 2500
– Diparda dan perhutani belum ada koordinasi terkait dengan pengelola (koperasi)
– Sering terjadi konflik antara masyarakat dengan yang ada di bagian atas (perhutani) dan bawah (diparda).
– Masyarakat bagian di bawah (diparda) ada yang ikut dalam pengelolaan koperasi
– Belum ada pembinaan dari Dinas Koperindag
– Saat mau menetapkan kebijakan perlu sosialisasi/koordinasi
– Sewa ke Diparda di bagian bawah 45.000/bln
– Adanya embarkasih pengakuan 2 Dinas menjadi tidak terintegrasinya warga pengusaha di Obyek Wisata.

Permasalahan Kedua :
– Adanya kepentingan & perlakuan yang berbeda dari 2 dinas dalam pengembangan pariwisata.
– Macetnya simpan pinjam koperasi akibat tidak ada koordinasi Dinas Perhutani dan Diparda.

Kegiatan yang sudah dan akan dilakukan :
– Perhutani : bantuan dana PUKK
– Aktivitas anggota : tetap berjalan
– Pengurus : masih berjalan
– Permasalahan : kebingungan pengurus
– Pembentukan pengurus baru : 29 – 5 – 2007
– Sewa ke Perhutani 15.000/bln tidak ada biaya pungut, mohon bisa dicantumkan dalam dalam MoU.
– Silaturhami/koordinasi yang lebih baik antara pengurus dengan anggota
– Rutinitas pertemuan pengurus 1 bulan sekali
– Mau mengakses dengan dinas pariwsata (diparda).

2. Materi Penyuluhan : Pertanian (SRI)
Koordinator : Dr. Dedi Natawijaya, Ir.,MP.

Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di Balai Desa Linggajati Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya.
Kegiatan dimulai pukul 13.30 WIB dan berakhir pukul 15.30 WIB, dengan peserta penyuluhan dihadiri oleh 30 orang petani.
Harapan dari para petani dengan adanya penyuluhan ini supaya terus berkelanjutan dengan topik materi yang relevan dengan keadaan petani di desa tersebut. Dan diharapkan adanya demplot percontohan.

3. Materi Penyuluhan : Pariwisata
Koordinator : Chandra Budhi LS, SE.

Permasalahan yang timbul saat ini adalah tidak jelasnya penanggungjawab dari objek wisata galunggung, selain itu masih belum sinkronnya program dari pemerintah dengan keinginan/harapan masyarakat.

4. Dialog dengan Tokoh Masyarakat dan Instansi Terkait

Pelaksanaan dialog dimulai pada pukul 15.45 WIB dan berakhir pukul 17.30 WIB, yang dihadiri oleh para tokoh Desa Linggajati Kecamatan Sukaratu diantaranya (Kepala Desa, Ketua BPD, Tokoh Pemuda, Alim Ulama dan Sesepuh Desa) serta dari Instansi Pemerintan diantaranya dari (Koperindag dan Disbudpar ). Sementara dari Fakultas Ekonomi dihadiri oleh Dekan Fakultas Ekonomi beserta panitia PPM.

V. Rekomendasi :
1. Perlu dibuat proyek percontohan/demplot SRI
2. Pembinaan dalam manajemen, termasuk manajemen keuangan koperasi.
3. Perlu ditindaklanjuti oleh Fakultas Ekonomi desa binaan di Objek Wisata Galunggung.

Tasikmalaya, 29 Juni 2007

D e k a n,

Prof, Dr. H. Kartawan, SE., MP.

LAPORAN PPM 2

LAPORAN PELAKSANAAN PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN KECIL

KERJASAMA
FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SILIWANGI
KANTOR BANK INDONESIA TASIKMALAAYA
SELASA, 14 DESEMBER 2004

I . Dasar
1. Persetujuan kerjasama antara fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi dengan Kantor Bank Indonesia Tasikmalaya No. 6/24/BKr/TPP/Tsm Tanggal 7 Desember 2004.
2. Surat Penugasan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi No. 398/E.12/FE-US/XI/2004.

II. Persiapan
Persiapan yang dilakukan oleh panitia pelaksana antara lain, meliputi :
1. Rapat pendahuluan tanggal 21 Nopember 2004 dengan agenda :
– pengarahan pimpinan Fakultas
– pembagian tugas
– anggaran biaya
– tempat dan waktu penyelenggaraan
2.Rapat koordinasi tiap seksi, tangga 11 desember 2004 dengan agenda :
– laporan per seksi tentang kesiapan untuk pelaksanaan pelatihan

III. Pelaksanaan
1. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 14 Desember 2004 bertempat di ruangan A 14 Fakultas Ekonomi, diikuti oleh 24 peserta latih dengan tingkat pendidikan Sekolah Menengah Atas atau yang sederajat sampai perguruan tinggi. Peserta latih berasal dari pengusaha perusahaan kecil dan menengah dengan kategori produk;aneka makanan, peternakan, konveksi bordir dan koperasi. Adapun rincian nama-nama perusahaan yang ikut dalam seminar adalah sebagai berikut:
– PD Mas Mawar Jaya, jalan Cigeureung Nagara sari Cipedes Tasikmalaya
– Konveksi/Bordir colecction, Perumahan Mitra Batik Iv/146 tasikmalaya
– konveksi Musa collection, belakang pasar pager ageung Rt 03/Rw 10 Tasikmalaya.
– Sritex collectio, jalan letkol komir kartamaaaaan no 51. Tasikmalaya.
– Fizar Bordir, jalan Sido mukti I no.432 Perum Mitra Batik Kawalu Tasikmalaya.
– Konveksi Busana Muslim Annawal, Kp. Taalangsari Rt.02/01 Awipari Cibeureum Tasikmalaya.
– Koperasi Mitra Batik, jalan mayor SL Tobing Gn,. Jambe Tasikmalaya.
– Dodol “Legit”. Jalan Pager Ageung no. 12 Belakang Pasar 03/10 Tasikmalaya.
– Aneka kue jalan Pager Ageung wetan Rt. 02/Rw 09 Tasikmalaya
– Aneka Karamel, jalan paager Ageung Rt. 01/10 Pager Ageung Tasikmalaya.
– Aneka keripik “Riki” Pager Ageung tengah Rt.03/Rw 06 Tasikmalaya.
– Karamel dan dodol susu “Jajang” Pager Ageung Tengah rt. 022/Rw. 06 Tasikmalaya
– Dodol “Hj. Odoh” Pager Ageung wetan Rt. 022/10 Tasikmalaya.
– Dodol “Legit” Pager ageung wetan Rt. 01/10 Tasikmalaya.
– Perikanan “Salim” Paager Ageung kaler Rt 02/07 Tasikmalaya.
– Aneka makanan, Jalan Paseh Gunung ceuri I no. 132 Tasikmalaya

2. Acara Pelatihan
Pelatihan dimulai pada pukul 08.30 dengan susunan acara sebagai berikut :
a. Pembukaan
b. Laporan dari ketua pelaksana
c. Sambutan dari Kepala Bank Indonesia Tasikmalaya
d. Sambutan dari Rektor Universitas Siliwangi Tasikmalaya
e. Sambutan dari Dekan Fakultas Ekonomi sekaligus membuka acara resmi pelatihan.
f. Pembacaan Curiculum vitae seluruh pemateri
g. Penyampaian materi secara panel tentang Penyusunan Laporan Keuangan Pada Perusahaan Kecil oleh Bapak Wawan Sukmana, SE MSi dan Bapak Jajang Badrujaman SE.MSi (penyampaian materi berlangsung selama 90 menit.
h. Pelatihan dengan studi kasus yang dikerjakan peserta latih , dibimbing oleh pemateri utama (2 orang) dan instruktur (3 orang).Pelatihan dengan kasus Proses Penyusunan Laporan Keuangan Pada Jenis perusahaan Industri dan perusahaan dagang. Pelatihan dilaksanakan selama 150 menit.
Pemateri Utama:
1. Bapak Wawan Sukmana SE MSi
2. Bapak Jajang Badrujaman SE MSi
Instruktur :
1. Bapak Rani Rahman SE
2. Ibu Neneng Rina SE
3. Ibu Rita Tri SE
i. Penutup
Pelatihan ditutup pada pukul 15.30 oleh Pembantu Dekan I.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: