profil

Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Siliwangi (Unsil) didirikan pada tahun 1980 dan Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) resmi menjadi jurusan di lingkungan Universitas Siliwangi mulai tanggal 4 Mei 1982 melalui Surat Keputusan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta Wilayah IV Jawa Barat No. 025/1982.
Jurusan IESP FE Unsil pada perkembangan selanjutnya memperoleh :
1. Status Terdaftar pada tanggal 27 Desember 1984 Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 0637/O/1984.
2. Status Diakui pada tanggal 10 Juli 1989 melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 0435/O/1989.
3. Status Disamakan pada tanggal 3 Pebruari 1994 melalui Surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 53/O/1989.
4. Akreditasi Nilai B dari Badan Akreditasi Naional Perguruan Tinggi pada Tahun Akademik 1997/1998 pada tanggal 10 Juli 1989 melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 001/BAN-PTAk-1/VIII/1989.
Hasil evaluasi diri selama lima tahun terakhir menunjukkan bahwa Jurusan IESP memiliki kinerja yang cukup baik dan dalam beberapa bagian diperlukan perbaikan dan peningkatan.
Visi Jurusan IESP adalah mewujudkan Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan yang terbaik di Jawa Barat. Sedangkan Misi adalah peningkatan kemampuan analitik yang implementatif dengan perkembangan kebutuhan masyarakat serta adaptif dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang berwawasan global dalam kerangka aktivitas lokal.
Mengacu pada visi dan misi Jurusan IESP memiliki tujuan umum yaitu :
a. Mampu mengkaji dan memecahkan fenomena ekonomi dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya mengkaji dan mendalami berbagai dampak kebijakan pembangunan ekonomi yang terjadi dalam perekonomian.
b. Mampu mengembangkan sikap sebagai wirausaha (entrepreneurship)
c. Mampu mengkaji eksistensi lingkungan
Sumberdaya di Jurusan IESP berjumlah 14 orang staf pengajar tetap dengan komposisi 5 orang (35,71%) lulusan S-2 dan 9 Orang (64,29%) lulusan S-1. Sedangkan yang sedang menempuh studi lanjut S-2 sebanyak 4 orang dan S-3 sebanyak 3 orang. Dari setiap dosen tetap ini mereka juga mewalii sejumlah mahasiswa, guna memberikan bimbingan akademik mahasiswa. Adapun Rasio dosen tetap Jurusan IESP dengan mahasiswa (dosen sebagai wali) adalah 1 : 20.
Untuk peraturan kerja dan kode etik Jurusan IESP mengacu kepada peraturan kerja dan kode etik di lingkungan Universitas Siliwangi, yang meliputi ketentuan, kewajiban dan tata tertib serta hak bagi dosen dan karyawan Universitas Siliwangi berdasarkan Surat Keputusan Ketua Yayasan .
Rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa diselenggarakan oleh Biro Administrasi Akademik Universitas Siliwangi. Jumlah mahasiswa baru pada Jurusan IESP lima tahun terakhir berfluktuasi. Tahun akademik 1998/1999 sebanyak 31 orang, 1999/2000 sebanyak 31 orang, 2000/2001 sebanyak 72 orang, 2001/2002 sebanyak 34 orang dan 2002/2003 sebanyak 48 orang. Jumlah mahasiswa aktif pada Jurusan IESP adalah 51 orang (tersebar di angkatan 1995/1996 sampai dengan 2002/2003) dengan IPK rata-rata 2,98.
Perkuliahan di Jurusan IESP diselenggarakan sesuai dengan penerapan Sistem Kredit Semester, karena itu pada setiap awal semester mahasiswa diberi kesempatan untuk merencanakan sendiri beban studi dengan petunjuk dan arahan Dosen Wali sesuai dengan prestasi (IPK) yang telah dicapai pada semester sebelumnya.
Bentuk perkuliahan yang diselenggarakan terdiri atas :
a) perkuliahan di kelas,
b) praktikum dilaboratorium dan responsi,
c) praktek lapangan/Kuliah Kerja Nyata.
Jumlah perkuliahan dalam satu semester adalah 16 minggu/pertemuan. Supervisi perkuliahan dilakukan oleh Pembantu Dekan I dan Ketua Jurusan di bawah koordinasi Dekan.
Kurikulum yang dipakai oleh Jurusan IESP mengacu pada kurikulum nasional tahun 1994 dan perguruan tinggi pembina. Kurikulum Jurusan IESP terdiri atas mata kuliah inti (kurnas) dan mata kuliah muatan lokal. Jumlah mata kuliah pada Jurusan IESP adalah 51 mata kuliah dengan jumlah sks 145 sks (berada antara jumlah sks yang ditentukan oleh Dikti, 140 – 160 sks) yang terbagi kedalam mata kuliah MPK 8 sks, mata kuliah keilmuan dan keterampilan (MKK) 52 sks, mata kuliah keahlian berkarya (MKB) 41 sks, mata kuliah perilaku berkarya (MPB) 30 sks, dan mata kuliah berkehidupan bermasyarakat (MBB) 19 sks.
Sarana dan prasarana penyelenggaraan pendidikan sementara ini telah cukup memadai, yang terdiri dari ruang perkuliahan, kantor dan pelayanan administrasi, ruangan kerja dosen, dan laboratorium.
Sumber dana untuk menjalankan proses belajar mengajar semata-mata dari dana yang terkumpul dari mahasiswa yang pengelolaannya menggunakan sistem terpusat dan atau transitoris. Sebagai upaya mengembangkan prinsip transparansi dalam pengelolaan keuangan, pada setiap penyusunan anggaran penerimaan dan pengeluaran dilakukan berdasarkan kesepakatan yang melibatkan unsur pimpinan yayasan, pimpinan universitas, pimpinan fakultas dan unit kerja lainnya yang terkait. Penggunaan keuangan dilaksanakan secara sentralisasi di bawah pengawasan Yayasan. Pada setiap penyusunan anggaran telah disepakati untuk menggunakan system anggaran berimbang, dengan anggaran pengeluaran lebih diprioritaskan untuk penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian masyarakat.
Struktur organisasi program studi dibentuk berdasar peraturan pemerintah (PP) nomor 30 dan 60, terdiri atas ketua jurusan, sekretaris jurusan, kepala laboratorium, dan dosen/dosen wali. Ketua dan sekretaris jurusan dipilih oleh semua dosen secara demokratis dan terbuka, sementara kepala laboratorium ditentukan oleh dekan dengan terlebih dulu berkonsultasi dengan ketua dan sekretaris jurusan. Ketua jurusan dan sekretaris jurusan beserta dosen terlibat dalam setiap penentuan atau perubahan peraturan akademik atau pelaksanaan peraturan yang terjadi di program studi. Keterlibatan semua civitas akademik diharapkan melalui rapat-rapat yang dilaksanakan baik oleh jurusan maupun fakultas.
Pengelolaan program pendidikan pada jurusan berada langsung di bawah kordinasi pimpinan fakultas. Pelaksana langsung dalam pengelolaan Jurusan adalah tenaga edukatif dan tenaga administratif yang mengemban tugas sesuai dengan job deskripsi yang berlaku di lingkungan Unsil. Dalam rangka meningkatkan, memantapkan dan mengembangkan diri dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat, Universiatas Siliwangi senantiasa berupaya menyelengarakan baik secara mandiri maupun melalui kerja sama dengan Pergruran Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, Lembaga Pemerintahan, Lembaga kemasyarakatn, Swasta dan lain-lain. Kerjasama tersebut dilaksanakan melalui fakultas-fakultas, lembaga penelitian, dan lembaga pengabdian pada masyarakat, termasuk perseorangan di bawah koordinasi Pimpinan Universitas dan Ketua Badan Pengurus Yayasan Universitas Siliwangi.
Naskah kerja sama (MoU) antara Universitas Siliwangi dengan berbagai instansi/departemen, baik didalam negeri maupun luar negeri, selama delapan tahun terakhir ini, telah ditandatangani sebanyak 47 buah, terdiri dari 27 buah bidang pendidikan, 2 buah bidang pendidikan dan penelitian, 5 buah bidang penelitian, 4 buah bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat. 7 buah bidang pengabdian pada masyarakat, dan 2 buah bidang pendidikan, penelitian serta pengabdian pada masyarakat.
Proses belajar mengajar merupakan perpaduan antara komponen-komponen program pendidikan, sarana, cara dan mahasiswa.
Sarana pendidikan meliputi sarana tenaga pengajar, sarana fisik, sarana administrasi, dan waktu. Diantara sarana tersebut, tenaga pengajar (dosen/instruktur) merupakan sarana terpenting dan berfungsi sebagai: penanggung jawab terselenggaranya perkuliahan/pengajaran; dapat bertindak sebagai penyalur ilmu dan teknologi; pemberi informasi; mediator, dan director of learning.
Dalam kegiatan penyiapan program pendidikan, tenaga pengajar (dosen/instruktur) menjabarkan bahan program pendidikan yang telah tersedia sebagaimana tertera dalam kurikulum atau silabusnya dan menuangkannya ke dalam satuan acara perkuliahan atau praktikum (SAP). Kegiatan belajar mengajar dapat diikuti jika mahasiswa yang bersangkutan telah memiliki kartu mahasiswa (KTM) yang berlaku pada semester bersangkutan, memiliki kartu rencana studi (KRS) yang telah disahkan oleh dosen wali, BAA dan/ atau BAK, pada saat mengikuti proses belajar mengajar mahasiswa menandatangani daftar hadir mahasiswa dan dosen (DHMD).
Bentuk perkuliahan yang diselengarakan adalah perkuliahan di kelas (tatap muka), praktikum di laboratorium, responsi di kelas, dan tugas mandiri. Frekuensi perkuliahan per semester adalah 16 minggu termasuk ujian tengah semester dan ujian akhir. Evaluasi keberhasilan program semester dilakukan pada setiap akhir semester dengan memperhitungkan hasil ujian akhir, ujian tengah semester, hasil evaluasi praktikum, tugas-tugas dan sebagainya. Hasil evaluasi ini digunakan untuk menentukan pengakuan atas keberhasilan mahasiswa dalam suatu mata kuliah yang dinyatakan dengan indeks prestasi (IP) dan indeks prestasi kumulatif (IPK). Indeks prestasi (IP) dan indeks prestasi kumulatif (IPK) ini digunakan untuk menentukan jumlah SKS yang boleh ditempuh pada semester berikutnya dan sanksi akademik bagi mahasiswa yang bersangkutan.
Ujian dilaksanakan dalam bentuk ujian tulis, lisan, seminar atau tugas membuat makalah. Cara ujian yang digunakan diselaraskan dengan tujuan kurikulum, jenis mata kuliah maupun kondisi tenaga pengajar. Penilaian hasil ujian dinyatakan dengan hurup mutu, angka mutu dan memiliki sebutan mutu A, B, C, D, dan E.
Pada akhir kurikulum, mahasiswa Jurusan IESP akan menempuh ujian seminar penelitian, penulisan skripsi, dan ujian skripsi serta ujian komprehensif.
Jurusan IESP mensyaratkan penulisan skripsi untuk memenuhi ujian akhir strata-1 (S-1). Ujian skripsi ini dilakukan dua tahap yang pertama disebut dengan Seminar proposal penelitian dan kedua disebut ujian/sidang komprehensif. Selesai sidang komprehensif dilakukan penilaian. Nilai sidang skripsi digabung dengan nilai semesteran (IPK) diperoleh nilai (IPK) terakhir yang dipergunakan untuk menentukan predikat kelulusan atau yudisium. Kategori atau prdikat kelulusan ada tiga tingkat yaitu, memuaskan (2,00 < IPK < 2,75), sangat memuaskan (2,75 < IPK 3,50).
Suasana akademik di Jurusan IESP berjalan melalui kegiatan proses belajar mengajar, kuliah tatap muka, praktikum, seminar akademik maupun sidang skripsi. Juga melalui seminar hasil penelitian dosen yang dihadiri oleh dosen dan mahasiswa, seminar dari dosen atau pakar ilmu terkait baik pihak pemerintah maupun swasta, pertukaran ilmu antar fakultas sejenis, pengabdian pada masyarakat yang dilakukan diluar kampus yang melibatkan dosen dan mahasiswa, atau kegiatan ilmiah lain.
Secara umum interaksi antar dosen dan mahasiswa berjalan dalam kondisi yang kondusif. Secara formal (intrakurikuler) terjalin interaksi sebagaimana aturan akademik, dan secara non formal (ekstra kurikuler) berlaku sistem kekeluargaan yang akrab. Setiap hasil evaluasi akademik disampaikan kepada mahasiswa secara transparan, dan mahasiswa diberi kebebasan untuk mengoreksi hasil evaluasi tersebut.
Dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para mahasiswa pengguna dan dalam rangka meningkatkan kinerja sivitas akademika dibuat beberapa fasilitas pelayanan informasi baik secara konvensiaonal maupun modern.
Secara konvensional informasi tentang program studi diberikan melalui media tulis berupa, selebaran, pamflet, papan pengumuman laporan kemajuan, dan kotak saran.
Sistem informasi antar unit yang ada di lingkungan Unsil (intranet) sudah digunakan sistem local area network (LAN). LAN ini menghubungkan setiap unit/ fakultas dengan biro-biro yang ada di lingkungan Unsil. Sedangkan untuk akses ke dunia luar sudah dibuat warnet (warung internet) yang dipusatkan di Unit Perpustakaan pusat. Media ini sudah digunakan baik oleh mahasiswa maupun dosen dan karyawan.
Jurusan IESP dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi selalu mengacu pada ketentuan yang berlaku atau ditetapkan baik oleh Pemerintah c.q. Dikti, Aptisi, Universitas, maupun Fakultas. Secara internal program studi selalu melakukan evaluasi tentang berlangsungnya pelaksanaan Tri Dharma Pergurusan Tinggi ini melalui rapat-rapat jurusan maupun rapat fakultas.
Disamping itu untuk mendapatkan balikan dari mahasiswa, secara berkala setiap semester diadakan temu warga himpunan mahasiswa IESP. Dalam temu warga tersebut mahasiswa diberi kesempatan seluas-luasnya untuk mengemukakan masalah-masalah yang mereka hadapi berkaitan dengan proses belajar mengajar, kegiatan intra kurikuler maupun ekstra kurikuler
Secara eksternal Jurusan IESP telah mengalami beberapa penilaian secara formal oleh badan resmi untuk melihat sejauh mana program studi ini memiliki standar yang sesuai dengan ketentuan yang ada. Jurusan IESP telah mengalami berbagai tahap penilaian untuk sampai kepada status seperti keadaan sekarang ini. Antara lain bahwa Jurusan IESP Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi mendapat status Terdaftar pada tahun 1984 dengan SK nomor 0637/O/1984. Mendapat status Diakui pada tahun 1989 dengan SK nomor 0435/O/1989. Mendapat status Disamakan tahun 1994 dengan SK No 53/O/1989. Dan pada tahun 1989 diakreditasi oleh BAN PT dengan nilai B, dengan SK No. 53/O/1989.
Jumlah lulusan/ alumni Jurusan IESP lima tahun terakhir sejumlah 106 orang. Indeks komulatif yang diperoleh oleh para lulusan cukup bervariasi. Lulusan dengan IPK dibawah 2,75 sebanyak 32 orang (30,2%) dengan yudicium memuaskan, IPK antara 2,75 – 3,50 sebanyak 60 orang ( 56,2 %) dengan yudicium sangat memuaskan, sedangkan sisanya dengan IPK lebih besar 3,51 sebanyak 14 orang (13,6%) dengan yudicium pujian.
Kegiatan penelitian yang dilakukan dosen berupa penelitian bersama antara lembaga dengan pihak lain seperti BAPEDA TK II, PEMDA, PDAM, Pemkot Tasikmalaya, dan lain-lain dan penelitian mandiri oleh kelompok dosen. Hasil kegiatan penelitian berupa laporan-laporan peneltian dan karya ilmiah yang lainnya disebarluaskan dalam bentuk jurnal hasil penelitan yang dikoordinasikan oleh lembaga penelitian (Lemlit) Universitas Siliwangi.
Kegiatan pengabdian pada masyarakat sebagai unsur ketiga Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Tri Gatra Citra Universitas Siliwangi, merupakan pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian (IPTEK) yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi secara melembaga melalui metode ilmiah langsung kepada masyarakat yang membutuhkannya.
Kegiatan pengabdian pada masyarakat di lingkungan Universitas Siliwangi dikoordinasikan oleh Lembaga Pengabdian pada Masyarakat (LPM) dengan sasaran kegiatan masyarakat di luar lingkungan Universitas Siliwangi, yaitu masyarakat luas, khususnya masyarakat pedesaan, lembaga/instansi pemerintah dan swasta baik secara kelompok maupun secara individu, sesuai dengan bidang kegiatan yang terstruktur dalam organisasi Lembaga Pengabdian pada Masyarakat (LPM) Universitas Siliwangi. Kelompok kegiatan yang dilaksanakan meliputi bidang pelatihan manajemen usaha untuk UKM dan koperasi, pelatihan kewirausahaan, membina usaha-usaha kecil pada beberapa sentra industri kerajinan, dan kuliah kerja nyata (KKN). Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan oleh tenaga pengajar diarahkan pada bidang keilmuan yang disampaikan melalui penyuluhan/pelatihan, selain kegiatan yang bersifat sosial.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: